Pemberdayaan Dan Pengelolaan Petani Jagung Di Desa Menoro

Jagung termasuk tanaman yang familiar bagi sebagian masyarakat di Indonesia dan sudah bukan barang atau komoditas baru dalam pertanian, jagung adalah salah satu komoditas tanaman yang memiliki manfaat penting bagi masyarakat Indonesia untuk kelangsungan hidup manusia itu sendiri, sebagian besar jagung yang dihasilkan tidak semuanya dijual atau dipasarkan, melainkan juga dikonsumsi sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Jagung mempunyai kandungan protein dan kalori yang sangat dibutuhkan oleh manusia, dan mempunyai nilai nutrisi yang hampir sama dengan beras dan sering kali dikonsumsi sebagai pengganti beras maupun bahan makan pokok,.

                                     “Pengelolaan dan pemberdayaan jagung Di desa menoro”

 

Kendala atau Permasalahan Petani Jagung

Permasalahan yang sering di alami petani jagung adalah terbatasnya permodalan petani dalam pengembangan usaha jagung itu sendiri, selain itu kurangnya pengetahuan petani dalam memanajemen usaha dan pemasaran hasil produksi sehingga para petani tidak bisa memaksimalkan hasil pemasaran dengan baik, akibatnya sering kali mengalami kerugian dalam usahataninya tersebut.

 

                          “pengelolaan tanaman jagung desa menoro”

 

Solusi

Perlu adanya jejaring yang luas untuk peningkatan hasil pertanian jagung dan juga pemasaranya .Petani jagung tidak seharusnya menjual hasil panenya saja tetapi sebagian dapat diolah sebagaimana pembuatan brondong jagung,Kripik jagung ,Atau nasi jagung instan.Sehingga petani jagung dapat meningkatkan potensi SDMnya. Tapi itu perlu waktu dan juga pelatihan softskil untuk meningkatkan hasil produksi jagung yang lebih berkualitas.

 

 

 

Dikutip Oleh

Penyuluh DBT Abu Saputro

email : iputabuokey@gmail.com

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan